Blog sederhanaku dan postingan yang ku perbaiki.

Blog sederhanaku dan postingan yang ku perbaiki.



Beberapa posingan di blog ini ku edit, mulai dari judul sampai isinya. Bahkan beberapa postingan di blog ini ku hapus, seperti postingan dalam label “Kata Mutiara”, “Susu Coklat” ,“Get Up” dan “Gelas Kosong”. Ku sisakan postingan dengan Label “Catatan Kecil Yusri”

Karena hidup harus terus berjalan. Untuk hal-hal kecil, cobalah untuk menyelesaikannya sendiri

Karena hidup harus terus berjalan. Untuk hal-hal kecil, cobalah untuk menyelesaikannya sendiri



Biar bagaimanapun hidup ini harus terus berjalan, meskipun masalah datang silih berganti. Karena itu berhentilah mengeluh dan menunda, karena mengeluh gak akan menyelesaikan segalanya dan menunda hanya akan menambah masalah besar. Kadang-kadang justru masalah besar itu datang dari sikap kita yang kurang respect dalam menyikapi hidup, mangkanya mulai sekarang kita harus lebih respect dalam menyikapi hidup, biar gak terus-terusan di rundung masalah dan biar gak terus-terusan galau.
Tentang esok.

Tentang esok.



Mungkin bukan hanya aku, yang pernah mengeluh karena banyaknya masala yang hadir. Bukan hanya aku juga yang pernah menyerah dan berharap semua datang dengan lebi sempurna. Tapi aku juga harus tau, hidup ini gak hanya sekedar bicara enak dan makan enak serta tidur enak. Ada harga yang harus di bayar tunai dan ada masa depan yang harus di perjuangkan.

Matematika itu

Matematika itu



Beberapa orang teman terkejut saat mengetahui aku jadi guru matematika. Bahkan sepupuku sendiri aja ada yang mengira aku adalah guru agama islam. Mengapa bisa demikian? Aku kuliah di UIN SU (Dulunya IAIN SU) orang awam selalu beranggapan bahwa lulusan IAIN SU (Sekang UIN SU) pasti jadi Ustadz karena itulah bberapa orang menganggap aku pasti guru Agama Islam. Bahkan orang medan sendiri pun beranggapan demikian.

Belajar Lagi dan lagi

Belajar Lagi dan lagi


Meskipun aku udah gak menyandang status Mahasiswa lagi, tapi pada kenyataannya aku memang gak bisa berhenti belajar. Hidup ini penuh dengan pelajaran bahkan untuk sekedar belajar di bangku akademis saja tidak cukup. Banyak nilai-nilai kehidupan yang sayang di lewatkan begitu saja.

Masa Depan Yang Harus Ku Perjuangkan

Masa Depan Yang Harus Ku Perjuangkan



Sampai detik ini aku gak pernah tau apa yang akan terjadi padaku di tahun depan, bahkan apa yang akan terjadi padaku esok pun aku tak pernah tau.

Kadang-kadang mengisi waktu luang dengan berbagai hal yang positif itu gak mudah, begitu banyak godaan yang menggiurkan, mulai dari music yang selalu update, film terbaru yang terus tayang, game terbaru yang selalu rilis dan masih banyak lagi hiburan yang hadir silih berganti. Kalo di ikuti gak ada habisnya, kalo gak tau pasti ketinggalan zaman yapz pada akhirnya cukup tau aja. Jika terlalu banyak waktu yang ku habiskan untuk menghibur diri pada akhirnya aku  gak akan melakukan apa-apa dan gak menghasilkan apa-apa.
Pak Yusri

Pak Yusri



Akhirnya aku jadi guru, dan sejak saat itu aku mulai di panggil Pak Yusri, bukan hanya Muridku beberapa temenku juga memanngilku “Pak”. Seneng sih di panggil Pak Yusri sama siswaku. Meskipun kadang-kadang aku bakalan kesel di panggil bapak kalo di luar sekolah apa lagi kalo yang manggil itu orang yang tidak seharusnya manggil bapak. Misalnya saat aku di counter pulsa, mbak-mbak yang melayaniku langgsung bilang “Berapa pak?” pernah juga waktu di supermarket “Makasih ya Pak”. Aku jadi mikir apa aku udah setua itu ya? Seingatku wajahku masih muda dan belum menunjukkan tujuh tanda-tanda penuaan.
Ngeblog Yok!

Ngeblog Yok!



Bagi sebagian orang aktifitas ngeblog itu tidak popular, bagi mereka aktifitas ngebog tidak sepopuler facebook atau Instagram. Tapi bagi sebagian orang yang lain ngeblog adalah aktifitas yang menyenangkan, sekaligus menggiurkan. Bagi mereka yang bener-bener menekuni dunia blog dengan sepenuh hati pastinya mereka mengerti betul betapa besarnya nilai sebuah blog bagi mereka, pasalnya ngeblog bukan hanya sebuah hobi tapi juga merupakan sebuah oenghasilan.

Kayaknya Aku Baru Aja Tamat SMA, Eh! Sekarang Udah Jadi Guru SMA

Kayaknya Aku Baru Aja Tamat SMA, Eh! Sekarang Udah Jadi Guru SMA



Jadi guru SMA itu rasanya seperti mengenang masa SMA, apalagi aku baru lulus SMA beberapa tahun yang lalu jadi kenangan masa SMA itu masih melekat diingatanku. Bahkan aku masih ingat dengan jelas, siapa sahabat terbaikku temen yang sering jadi korpan ejekan dan temen yang sering jadi contekan. Gak bisa dipungkiri saat itu ngumpul barenag adalah hal yang paling menyenangkan meskipun gak ada jajan yang bisa di makan tapi paling tidak “Tugas selesai”.
Aku masih ingat masa kuliah, masa dimana aku mulai berkembang.

Aku masih ingat masa kuliah, masa dimana aku mulai berkembang.



Masa kuliah itu masa-masa diamana aku harus belajar lebih mandiri. Disinilah aku belajar pentingnya menghargai waktu dan pentingnya menghargai ilmu pengetahuan lebih dari biasanya. Kuliah itu gak hanya sekedar mencari nilai dalam angka-angka, tapi kuliah juga momen dimana aku harus membangun relasi dengan sesama mahasiswa. Banyak hal menarik yang ke temukan selama kuliah, mulai dari kekonyolan teman kuliah sampai perasaan hati yang sulit untuk di jelaskan.

Aku Impian dan Cita-cita

Aku Impian dan Cita-cita



Bicara tentang mimpi dan cita-cita memang menyenagkan. Jujur aja aku gak pernah punya mimpi untuk kuliah di jurusan Pendidikan Matematika, apalagi bercita-cita menjadi guru. Lalu kenapa aku kuliah di IAIN dengan Progam Studi Pendidikan Matematika? Gak Linier dong? Okeh! Waktu SD aku gak pernah inget aku punya cita-cita apa, bahkan yang jelas-jelas ku ingat sampe sekarang waktu SD aku gak pernah mikirin cita-cita, gak kayak kebanyakan anak SD lainnya yang punya cita-cita besar, seperti jadi Dokter, Polisi, Presiden dll. Mungkin aku anak paling aneh waktu itu. eitz, tidak sampai disini, mama’ku bilang waktu aku SD aku malah ingin jadi guru dan orang tuaku meng-Aamiin-kannya.
Aku mulai nge blog

Aku mulai nge blog



Akhir 2013, saat aku semester V, aku belajar ngeblog. Jujur aja, aku belajar nge blog karena aku merasa bosan dengan akun facebook ku. Aku merasa facebook itu isinya itu-itu aja dan akan seperti itu sampai masanya nanti. Akhirnya iseng-iseng aku mencoba blogger, “aku juga pernah mencoba wordpress tapi akhirnya aku lebih tertarik dengan blogger”.